Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

Ujungpandang Pos

Peka, Berani & Jujur

Pelantikan IPSI, Pemkot Makassar Perkuat Pembinaan Pencak Silat dan Kejuaraan Nasional

|

MAKASSAR, UPOS – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam melestarikan sekaligus mengembangkan pencak silat, sebagai warisan budaya bangsa dan cabang olahraga berprestasi.

Komitmen tersebut disampaikan Munafri, saat memberikan sambutan pada Pelantikan Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar, yang digelar di Max One Hotel Makassar, Sabtu (17/1/2027) malam.

Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada IPSI Kota Makassar atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam membina generasi muda melalui pencak silat.

Menurutnya, peran IPSI sangat strategis, tidak hanya dalam mencetak atlet berprestasi, tetapi juga dalam menjaga nilai-nilai budaya dan pembentukan karakter.

“Pemerintah Kota Makassar, berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan olahraga, termasuk pencak silat, agar dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Munafri.

Ia berharap, kepengurusan baru IPSI Kota Makassar dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjadikan organisasi semakin solid, serta menjadi wadah pembinaan yang inklusif bagi seluruh masyarakat pencinta pencak silat.

Mantan Bos PSM itu, menekankan bahwa pencak silat harus terus tumbuh dan berkembang di Kota Makassar. Menurutnya, pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri, tetapi juga bagian dari warisan budaya yang mengandung nilai-nilai luhur.

“Pencak silat ini adalah warisan budaya yang harus kita lestarikan. Harus punya ruang dan tempat untuk tumbuh bersama, sejajar dengan olahraga bela diri lainnya,” tegasnya.

Ia menjelaskan, bahwa dalam setiap gerakan dan jurus pencak silat terdapat makna filosofis yang sarat pesan moral serta pengaruh budaya. Nilai-nilai tersebut dinilai sangat penting dalam membangun karakter generasi muda.

Appi menegaskan, di dalam orgnisasi pencak silat bukan hanya ada unsur olahraga dan prestasi, tetapi juga pesan-pesan moral. Setiap gerakan dan jurus memiliki arti yang tidak lepas dari budaya bangsa.

Dia juga menyebut, Indonesia dikenal sebagai gudangnya atlet pencak silat berprestasi yang telah mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional.

Appi berharap Kota Makassar, dapat memberikan kontribusi nyata dalam melahirkan atlet-atlet pencak silat unggulan melalui pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan.

“Kami berharap ini bisa menjadi bagian dari sumbangsih Pemerintah Kota Makassar melalui pengurus IPSI untuk dunia bela diri, khususnya pencak silat,” harap orang nomor satu Kota Makassar itu.

Lebih lanjut, Munafri mendorong agar pencak silat dapat diperkenalkan sejak usia dini, termasuk masuk ke lingkungan sekolah dasar.

Langkah tersebut dinilai penting, agar pencak silat menjadi bagian dari proses pembangunan karakter dan pembinaan keagamaan di Kota Makassar.

“Saya berharap pencak silat bisa masuk ke tingkat sekolah dasar, agar budaya dan olahraga kita ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan karakter anak-anak kita,” jelasnya.

Lebih lanjut, Munafri turut menyampaikan harapannya agar Kota Makassar kembali menjadi tuan rumah kejuaraan pencak silat berskala nasional, bahkan internasional.

Ia menilai, sudah terlalu lama Makassar tidak menggelar kejuaraan nasional pencak silat.

“Mudah-mudahan, kalau tidak tahun ini, tahun depan kita bisa menggelar kejuaraan nasional di Makassar. Saya ingin Makassar dikenal sebagai salah satu kota ikonik penyelenggara kejuaraan pencak silat,” imbuh Appi.

Menurut Munafri, dengan menjadikan pencak silat bagian dari kehidupan masyarakat, proses penjaringan dan pembentukan atlet berprestasi akan berjalan lebih mudah dan masif.

Di akhir sambutannya, Munafri memberikan apresiasi khusus atas terpilihnya perempuan sebagai Ketua IPSI Kota Makassar. Ia menilai hal tersebut sebagai bukti kepedulian dan komitmen kuat dalam memajukan pencak silat di daerah.

Diketahui, Ketua IPSI Kota Makassar adalah Hj. Umiyati, S.Kom, yang juga sebagai Anggota DPRD Kota Makassar.

“Ini menunjukkan kepedulian yang luar biasa. Pemerintah Kota Makassar siap mendukung penuh agar pencak silat terus berkembang dan berjaya di Kota Makassar,” pungkasnya. (*/Arman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini