Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

Ujungpandang Pos

Peka, Berani & Jujur

Pembentukan Desa Binaan Imigrasi, Pj Sekda Jeneponto : Mencegah Praktik-Praktik Ilegal

|

JENEPONTO, UPOS – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto, Maskur, S.Ag., M.H., CGCAE, menghadiri kegiatan pembentukan Desa Binaan Imigrasi Kabupaten Jeneponto, yang dilaksanakan pada Rabu (11/3/2026), di Ruang Pola Kantor Bupati Jeneponto.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pihak imigrasi, dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terkait keimigrasian, termasuk pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), penempatan pekerja migran secara prosedural, serta perlindungan warga negara Indonesia yang akan bekerja di luar negeri.

Dalam kesempatan tersebut, Maskur, S.Ag., M.H., CGCAE menyampaikan bahwa pembentukan Desa Binaan Imigrasi diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat desa terkait prosedur keimigrasian yang benar.

“Melalui program Desa Binaan Imigrasi ini, masyarakat diharapkan memperoleh informasi yang jelas mengenai prosedur keberangkatan ke luar negeri, sehingga dapat mencegah praktik-praktik ilegal yang merugikan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan, pentingnya peran pemerintah desa dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait dokumen perjalanan dan mekanisme bekerja di luar negeri secara resmi dan aman.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Kantor Imigrasi, unsur pemerintah daerah, perangkat desa, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya yang turut berkomitmen mendukung program pembinaan dan penguatan literasi keimigrasian di tingkat desa.

Dengan terbentuknya Desa Binaan Imigrasi di Kabupaten Jeneponto, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya kepatuhan terhadap aturan keimigrasian serta terhindar dari praktik pemberangkatan pekerja migran secara non-prosedural. (*/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini