Reel Density Analysis Kepadatan Simbol Mahjong Ways 2 Scatter Trigger Mapping Free Spin Mahjong Ways 2 Symbol Volatility Study Pola Pembayaran Mahjong Ways 2 Grid Expansion Effect Multiplier Mahjong Ways 2 Wild Frequency Mapping Distribusi Simbol Wild Mahjong Ways 2 Cluster Formation Index Pembentukan Klaster Simbol Mahjong Ways 2 Reel Transition Pattern Mode Free Spin Mahjong Ways 2 Multiplier Growth Model Dinamika Pengali Mahjong Ways 2 Symbol Drop Probability Probabilitas Simbol Tinggi Mahjong Ways 2 Spin Cycle Observation Pola Siklus Spin Mahjong Ways 2 Analisis Pola Momentum Spin Mahjong Wins 3 Fase Potensial Pendekatan Observatif Transisi Ritme Gates of Olympus Studi Dinamika Simbol Wild Konsistensi Sesi Digital Strategi Adaptif Pola Sesi Panjang Mahjong Wins 3 Analisis Sinkronisasi Visual Ritme Gates of Olympus Membaca Pola Scatter Aktif Indikator Perubahan Fase Pendekatan Sistematis Identifikasi Stabilitas Sesi Slot Digital Peran Variasi Tempo Spin Alur Permainan Mahjong Wins 3 Analisis Perubahan Pola Simbol Momentum Gates of Olympus Studi Ritme Interaksi Simbol Dinamika Sesi Digital

Ujungpandang Pos

Peka, Berani & Jujur

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolda Sulsel Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I 2026 di Bantaeng

|

BANTAENG, UPOS – Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., menghadiri secara langsung kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dilaksanakan di Desa Ulugalung, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan panen raya ini, merupakan bagian dari program nasional ketahanan pangan dan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Panen raya kuartal I tahun 2026, dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., bersama Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, S.T., M.P., Ketua Komisi IV DPR RI Ibu Siti Hediati Hariyadi, serta Direktur Utama Bulog RI, yang diikuti secara daring oleh seluruh jajaran daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Selatan, Pejabat Utama Polda Sulsel, Forkopimda Kabupaten Bantaeng, Bupati Jeneponto, tokoh agama, tokoh adat, serta para kelompok tani sebagai mitra strategis Polri dalam mendukung program ketahanan pangan.

Dalam keterangannya, Kapolda Sulsel menyampaikan, bahwa sepanjang tahun 2025 potensi lahan jagung di wilayah Polda Sulawesi Selatan mencapai 3.905,2 hektar atau 79,1 persen dari target 5.000 hektar, dengan realisasi luas tanam sebesar 2.863,4 hektar.

Berdasarkan data produksi, kontribusi jagung Sulawesi Selatan tercatat sebesar 1.275.535,27 ton, sementara hasil pendampingan Polri mencapai 11.450,5 ton dari luas panen 2.264,6 hektar. Pemenuhan Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) pada Bulog Sulsel telah mencapai 17.559 ton.

Kapolda Sulsel menambahkan, bahwa program ketahanan pangan Polri di Sulawesi Selatan melibatkan 2.286 Polisi Penggerak yang tersebar pada 2.535 titik lokasi di 23 Polres jajaran.

Pada pelaksanaan panen raya hari ini, Polda Sulsel memanen jagung di lahan binaan Polri seluas 30,40 hektar dengan estimasi hasil panen 121,60 ton, dengan lokasi panen terpusat di Kabupaten Bantaeng pada lahan seluas 10 hektar.

Sebagai bentuk inovasi dan penguatan program, Polda Sulawesi Selatan menjadi pelopor Program 1 Desa 1 Hektar serta mengimplementasikan Aplikasi “SADAR Sulsel” (Satu Desa Satu Hektare) sebagai sistem pelaporan dan monitoring berbasis digital yang menyajikan data secara realtime dan akuntabel.

Melalui kegiatan panen raya jagung serentak ini, Polda Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya, untuk terus mendukung kebijakan Kapolri dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui sinergi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat. (*/Arman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini