Ranu Harapan Islamic School (RHIS) Sekolah Islam Unggulan, Generasi Cerdas Berakhlak Mulia dan Profesional
MAKASSAR, UPOS – Ranu Harapan Islamic School (RHIS), adalah lembaga pendidikan Islam terpadu yang menaungi jenjang SD, SMP, dan SMA, dengan komitmen menghadirkan pendidikan yang unggul, berkarakter, dan relevan dengan tantangan zaman.
Hal tersebut, dipaparkan Direktur RHIS, Farman Ramadhan. RHIS bukan sekolah berasrama, namun menerapkan pola pembelajaran yang setara bahkan melampaui kualitas pembinaan sekolah berasrama, terutama dalam aspek akhlak, kemandirian, spiritualitas, dan kompetensi akademik.

Sebagai lembaga pendidikan Islam, yang memadukan kurikulum unggul dengan pembinaan karakter Qur’ani dan kemampuan akademik global, RHIS yang berlokasi di Jl. Meranti 222, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, kembali membuka pendaftaran peserta didik baru, untuk Tahun Ajaran 2026–2027.
“Beberapa prestasi yang telah diraih siswa RHIS, antara lain Peringkat 5 Umum Hasanuddin Open Archery Championship Vol. 2 kategori Standard Bow U-12. (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, pada cabang olahraga renang dan masih banyak lainnya,” tutur Direktur RHIS, Farman Ramadhan, dikonfirmasi, Minggu (30/11/2025).

RHIS resmi membuka pendaftaran, untuk seluruh jenjang :
SD Ranu Harapan Islamic School
SMP Ranu Harapan Islamic School
SMA Ranu Harapan Islamic School.
Sistem pembelajaran di RHIS, diantaranya :
1. Pembelajaran Berbasis Karakter & Akhlak
2. Integrasi nilai Islam dalam semua mata pelajaran
3. Pembiasaan adab, tahfiz ( hafalam alquran ), shalat berjamaah, dhuha, kajian, dan mentoring
4. Pembinaan & penguatan karakter
5. Akademik Ekseleratif & Adaptif
6. Pembelajaran aktif (active learning)
7. Penambahan jam Bahasa Inggris untuk akselerasi kemampuan komunikasi
8. Pembinaan Kemandirian & Leadership.
Keunggulan RHIS
1. Lingkungan Islami yang humanis dan disiplin menyatu antara keteladanan guru, adab siswa, dan kegiatan harian yang membina jiwa.
2. Akselerasi Bahasa Inggris dengan jam pelajaran lebih banyak dan praktik harian, siswa dilatih percaya diri berbicara dalam bahasa Inggris.
3. Pembelajaran yang melampaui ekspektasi sekolah berasrama. Tanpa harus berasrama, siswa tetap mendapatkan pembinaan intensif akhlak, leadership, dan ibadah.
4. Akademik kuat & kompetitif, hingga pendampingan UTBK untuk SMA.
5. Guru profesional & berpengalaman
6. Ekstrakurikuler unggulan, termasuk olahraga panahan yang telah melahirkan banyak prestasi.
7. Lingkungan aman, nyaman, dan saling menghargai. Mengedepankan pembinaan siswa secara personal.
Diterangkan Direktur RHIS, Farman Ramadhan, bahwa dengan visi mencetak generasi cerdas, berakhlak mulia, dan profesional serta berorientasi masa depan, RHIS berkomitmen untuk menjadi sekolah Islam unggulan yang mampu bersaing di tingkat lokal, nasional, hingga global.
RHIS mengundang Ayah/Bunda, untuk bergabung bersama kami dalam membentuk generasi yang berilmu, beradab, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Askar Prasetyo, Kepala Sekolah SMA RHIS, mengatakan, sistem pembelajaran yang diterapkan yaitu holistik dan integratif, dirancang agar menghasilkan lulusan yang cerdas intelektual, matang emosional, dan berakhlak mulia.
“Menggunakan kurikulum nasional + mandiri dengan menambahkan bahasa arab dan tahfidz sebagai keunggulan RHIS. Selain itu, terdapat percepatan pembelajaran sehingga pada tahun ketiga persiapan masuk PTN dapat dilaksanakan full 1 tahun, sebagai wujud keseriusan kami mengantarkan murid kami menembus PTN favorit/impian mereka,” jelasnya.
Keunggulan RHIS, kata Askar Prasetyo, terletak pada 4 program utama, yaitu Tahfidz Al Qur’an yang intens sehingga lulusan kami mampu menjadi hafid/Hafidzah tanpa perlu masuk pondok. Fokus pada pengembangan kefasihan bahasa Inggris dan Arab sebagai jembatan literasi global. Penguatan dasar matematika dan penalaran. Program persiapan masuk PTN favorit/impian. Guru-guru kompeten dan kreatif. Lingkungan islami yang kondusif dan nyaman.
“Sejumlah prestasi yang telah diraih, diantaranya Medali perak O2SN cabang Renang 2024. Tahfidz Al Qur’an 6 Juz dalam 1 tahun. Presentasi kelulusan masuk Perguruan Tinggi 100% pada 2024 dan 87.5% pada 2025,” beber Askar Prasetyo. (*/Arman)


Tinggalkan Balasan